kau ombak, energi untuk lautku yg keruh
batu kapur sang pelukis, pembuat 2 buah titik dan lengkung manis.
sejuk bagi hati yang teriris.
kau ciptakan rindu.
meski dalam ngiang serangga mungil sekalipun.
meski dalam alun ilalang sekalipun.
kau partikel air yg membiaskan warna.
indah, dan tak selazim bidadari langit..
dan…
jelujur hari yg terajut, bersiklus tanpa ada sabit, tanpa ada pagi.
selalu purnama, dan selalu senja.
karena kau ada
karena kau indah
karena kau energi
karena kau hati
karena kau….
sang putri….