Cut, Amru dan Lantun Terputus (part 2)

Lama kutenangkan tangisnya, sampai akhirnya airmata itu tak lagi menetes. Etah telah reda atau memang tak ada lagi yang tersisa untuk diteteskan. perlahan bocah itu mulai terlihat bisa menenangkan diri, meski masih tergurat sedu sedan di sela nafasnya yang belum teratur. Ibu jariku tak tega membiarkan air matanya tetap membekas dikedua pipi itu. Dan empatiku [...]

mestinya kau tak tersenyum seindah itu..

Langit sore begitu indah membius mata, menghadirkan lukisan awan berbalut sinar mentari yang tak lama lagi akan meredup. Beberapa burung kecil menari mengitari keramaian jalan. Meski suara mereka tertutup oleh arus kendaraan yang melintas berselang seling. Aku tak bisa berkedip menatap langit, walau keangkuhan kota meleburkan keindahan itu sedikit demi sedikit. Jingga, disana sudah hampir [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.