bukan seribu melati ku alurkan bukan jingga memahami hati saat hendak menjelang hanya sepasang nada yang terkutuk baling-baling bahkan bukan warna yang sengaja ditumpahkan kerling hanya saja…. masih terkepal harapan lemah itu saja…. binar yang tersisa bukan suci saat surga membelaiku bahkan hitam biru dan abu2 menari belenggu hanya saja…. masih terdengar teriakan sunyi itu [...]
Filed under: puisi | Ditandai: hanya saja, harap, puisi | Tinggalkan sebuah Komentar »